oleh

Beraksi dari Kampung ke Kampung, Pencuri Berclurit Ditangkap Warga

 

KARANGANYAR (SIBERINDO) – Petualangan NY (19) menjarah barang berharga dari kampung ke kampung harus berakhir di tangan warga Desa Papahan, Tasikmadu, Karanganyar. Pencuri asal Pasar Kliwon Solo ini tidak hanya gagal mencuri, tapi juga harus berurusan dengan polisi. Belakangan diketahui, pemuda ini melukai korban dengan senjata tajam pada aksi sebelumnya.

Kapolsek Tasikmadu Iptu Sulistyo Tri Gunanto mengatakan NY diamankan usai dikepung warga di Dusun Kodokan Rt 06/Rw II Papahan Tasikmadu pada Senin (1/2) sore. Ia tepergok menjarah TV LED rusak, speaker bluetooth dan ponsel dari warga setempat. Satpam perumahan berhasil mengejarnya bersama beberapa warga.

Baca Juga  Reka Ulang Pembunuhan Berantai: Korban Jago Beladiri

“Setelah ditelusuri dari pengakuan tersangka, ia ternyata juga beraksi di Desa Gaum. Bahkan melukai korban dengan clurit. Ia belum berhasil mengambil barang. Korban sampai dilarikan ke rumah sakit karena terluka di jari, punggung dan kepala,” kata Sulistyo kepada wartawan, Selasa (2/2).

Dari keterangan pelaku, ia mencuri juga di wilayah Jaten, Karanganyar Kota, Sukoharjo dan Solo. Hasil pengembangan penyidik, barang bukti berhasil diamankan berupa mesin vespa jarahannya dari wilayah Jaten. Senjata tajam milik tersangka juga diamankan, yakni sebilah clurit.

Baca Juga  Bocah Tewas Keracunan Takjil Misterius

Sementara itu NY tidak sendirian beraksi. Satu temannya berhasil melarikan diri saat NY dikepung warga.

“Satu pelaku melarikan diri. Sedangkan satu pelaku lain lari menyusuri jalanan kampung dan menyeberang Jalan Raya Solo-Tawangmangu hingga akhirnya bersembunyi di kali dekat Perumahan Tirta Sari Residence,” ujar Sukamti, pemilik rumah yang dijarah NY.

Satpam Perumahan Tirta Sari Residence, Suparjono menjelaskan, saat berada di pos penjagaan perumahan, ia mendapatkan info dari warga bahwa pencuri ngumpet ke sungai dekat perumahan.

Baca Juga  Pesta Judi 4 Hari Berturut-turut, 22 Orang Diamankan

“Saya lari ke tembok samping perumahan. Saya melihat pelaku sembunyi di bawah pohon jambu. Pelaku saya minta keluar,” ujarnya.

Pada saat diminta keluar, pelaku takut akan diamuk warga. Karena saat itu, warga mulai berdatangan. Pelaku juga sempat terjatuh ke sungai.

“Pelaku tidak berani naik karena takut dihakimi massa yang mulai berdatangan. Aparat kepolisian yang datang meminta pelaku segera naik dan menyerahkan diri. Dengan pengawalan ketat, akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polres,”ujarnya. (Lim/harianmerapi)

Komentar

News Feed