BANTUL (SIBERINDO) – Pencarian penambang pasir yang hanyut di muara Sungai Opak Pantai Depok Kalurahan Parangtritis, Kretek, Bantul hingga Selasa (2/2) belum membuahkan hasil. Tim SAR Satlinmas Parangtritis, Basarnas TNI, Polri, relawan melakukan penyisiran baik darat dan laut.
Sebagaimana diketahui, seorang penambang pasir Suhardi (43) warga Padukuhan Duwuran, Parangtritis, Kretek, Bantul hanyut di muara Sungai Opak ketika sedang mencari pasir pada Senin (1/2) pagi. Awalnya korban bersama seorang rekannya bermaksud menambang di tengah sungai. Namun tiba-tuba Banjir datang dan mesin kapal mereka mati hingga hanyut. Rekan korban berhasil diselamatkan sedangkan Suhardi hilang terbawa arus.
Koordinator Wilayah III, SAR Satlinmas Ali Sutanta Jaka Saputra mengatakan operasi pencarian korban dari tim SAR gabungan tidak hanya ditempuh lewat jalur darat. Tim SAR Satlinmas Parangtritis dan Polairud Polda DIY melakukan pencarian memanfaatkan jetski.
“Pagi hari Tim SAR turun dengan jetski. Kita fokus di lokasi korban hilang tetapi juga belum membuahkan hasil. Siangnya tim kembali turun menyisir Pantai Parangtritis ke timur hingga Gunungkidul itupun juga belum berhasil,” ujar Ali.
Selain itu pencarian juga difokuskan lewat jalur darat. Tim SAR gabungan menyusuri sepanjang pantai selatan Bantul. Muara Sungai Opak ke barat hingga Pantai Baru dan muara Sungai Opak ke timur hingga Parangtritis. “Kami terus berusaha melakukan pencarian terhadap korban baik lewat jalur darat dan laut semoga besok membuahkan hasil,” jelas Ali. (Roy/harianmerapi.com)











Komentar