JOGJA.SIBERINDO.CO – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengajak masyarakat untuk menjaga keharmonisan keluarga dan membangun ketahanan keluarga. Pesan tersebut disampaikan Hasto Wardoyo saat menghadiri Kajian Rutin Majelis Taklim Al Buruuj Yogyakarta, Rabu (2/9).Pihaknya juga menyoroti tingginya angka perceraian di Kota Yogyakarta. “Di Kota Yogyakarta yang nikah setahun itu sekitar 1.500. Tetapi yang cerai setiap tahun sekitar 500. Ini perlu menjadi keprihatinan bersama,” jelas Hasto.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Secara nasional, Hasto menyebut angka pernikahan di Indonesia mencapai sekitar 1,7 juta pasangan setiap tahun, sementara angka perceraian mencapai sekitar 521 ribu kasus.
“Sekitar 75 persen permohonan perceraian diajukan oleh pihak istri. Kondisi tersebut menjadi bahan introspeksi bagi para suami dalam membangun komunikasi dan memperlakukan pasangan,” ungkapnya.
Selain membahas ketahanan keluarga, Hasto juga menyampaikan pesan tentang kesehatan ibu dan anak. Terutama dalam pemberian asupan vitamin D dan tablet tambah darah karena berkaitan dengan kesehatan ibu serta pertumbuhan bayi sejak dalam kandungan.
“Selain itu, untuk para ibu, wajib memberikan ASI eksklusif kepada bayi minimal 24 bulan. Pemberian ASI secara optimal dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehingga tumbuh sehat dan tidak mudah sakit,” ujarnya.
Sementara itu, Owner Al Buruuj Catering, Widea Rossi Desvita mengatakan, Majelis Taklim Al Buruuj telah menjadi wadah kajian yang tidak hanya membahas ilmu agama, tetapi juga pengetahuan kesehatan.
“Sejak tahun 2022 kalau saya hitung-hitung, ini adalah kajian ke-51. Harapannya kita bisa menjadi salah satu sarana di Yogyakarta, melalui forum kajian Al Buruuj ini selain kita belajar agama juga belajar kesehatan,” jelasnya.
Ia menyampaikan, semakin hari jamaah yang hadir semakin bertambah. Dengan demikian harapannya, Majelis Taklim Al Buruuj dapat terus istiqamah menjadi ruang untuk berbagi ilmu dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Semoga Majelis Taklim Al Buruuj ini bisa terus istiqamah menjadi jalan kebaikan untuk semuanya,” imbuhnya. (***)










