oleh

Desa Baturetno Sentra Pemain Sepakbola

BANTUL – Desa Baturetno, salah satu desa di wilayah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan sentra pemain sepakbola. Hampir setiap sore hari ada ratusan anak berlatih sepakbola di Lapangan Wiyoro yang ada di Desa Baturetno.

Pada Selasa (6/10/2020) sore ada sembilan kelompok anak usia dini yang berlatih di Lapangan Wiyoro. Setiap kelompok ditangani satu dan dua pelatih. Sore itu ada 14 pelatih yang menempa kemampuan anak di Sekolah Sepak Bola (SSB) Baturetno.

Berdasarkan data yang ada di sekretariat SSB Baturetno, pada sore itu, untuk kelompok usia 9 tahun ada 21 anak, usia 10 tahun ada 23 anak, usia 11 tahun ada 35 anak, usia 12 tahun ada 33 anak, usia 13 tahun ada 55 anak, usia 14 tahun ada 23 anak, usia 15 tahun ada 20 anak, usia 16 tahun 21 anak, dan usia 17 tahun ada 25 anak.

“Total anak yang berlatih pada Selasa sore ada 256 anak. Sebenarnya yang tercatat ada lebih dari 500 anak. Tapi selama pandemi, hanya setengahnya yang aktif latihan,” ujar Sambudiana, pelatih kepala SSB Baturetno.

Berdasarkan ketentuan di SSB Baturetno, setiap anak yang berlatih diwajibkan membayar Rp7.000 sekali datang. Uang tersebut untuk membayar pelatih dan kas organisasi. Untuk biaya operasional dan juga sarana prasarana, sekolah masih mengandalkan uluran tangan orangtua siswa yang aktif menunggui anaknya berlatih.

“Kami memang mendorong anak untuk sungguh-sungguh berlatih sepakbola. Karena selain fisik anak menjadi sehat, juga siapa tahu kelak menjadi pemain sepakbola profesional,” kata Ibu Joko yang setia mengantarkan anaknya berlatih di SSB Baturetno.

Desa Baturetno tidak hanya terkenal karena sekolah sepakbola usia dini, tetapi juga pemain seniornya. Untuk level senior, Baturetno mengikuti kompetisi Ascab Bantul di tiga kasta yakni Divisi Dua, Divisi Utama, dan Divisi Super. “Ahamdulilah, anak didik kami Ardi Pramesthu tahun ini masuk Barito Putra senior,” jelas Sambudiana.

Baca Juga:  Link Live Streaming Semifinal Piala FA: Arsenal Vs Manchester City
Para pemain didikan SSB Baturetno menorehkan prestasi yang membanggakan (Foto: Ono/Wiradesa)

Jadwal latihan-latihan untuk lapangan kecil Minggu pagi Selasa sore, dan Kamis sore. Untuk lapangan besar Rabu sore, Jumat sore, dan Minggu sore. Kalau ada yang ingin gabung latihan masih dibuka kesempatan, baik yang berasal dari Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta.

Prestasi yang ditorehkan para pemain didikan SSB Baturetno sangat membanggakan. Untuk kompetisi di lokal Bantul dan DIY, pasti masuk di tiga besar. Untuk kelompok umur cukup merajai di setiap kompetisi kelompok umur. Misalnya Juara 1 Kelompok Usia 12 Tahun di Bantul. Untuk senior, pernah Runner Up Divisi Utama Bantul Tahun 2017.

Hampir setiap sore, lapangan Wiyoro Desa Baturetno tidak pernah sepi dari aktivitas olahraga sepakbola. Dari desa ini muncul ratusan pemain sepakbola profesional. Mareka banyak masuk di klub-klub sepakbola profesional. Desa Baturetno memang sentra pemain sepakbola. (Ono)

Komentar

News Feed