oleh

Relawan Resik-resik Malioboro

YOGYAKARTA – Jaringan relawan Yogyakarta, Kamis (8/10/2020) malam resik-resik, gotong royong membersihkan Malioboro, khususnya gedung DPRD DIY dari sisa-sisa kerusuhan.

“Mari kita tunjukkan Joga cinta damai,” tegas Widihasto, salah satu relawan. Para relawan membawa alat kebersihan dan banyak yang memakai pakaian relawan masing-masing juga pakaian Jawa. Relawan menyerukan bersihkan kembali rumah kita bersama.

Menyikapi aksi demonstrasi di DPRD DIY Jl. Malioboro Yogyakarta, Kamis 8 Oktober 2020 yang berujung aksi amok massa yang menimbulkan banyak kerusakan fasilitas pemerintah, fasilitas kepolisian, fasilitas umum dan tempat usaha masyarakat maka kami warga masyarakat DIY perlu menyampaikan pernyataan sikap bersama:

1. Mengutuk dan mengecam keras demonstrasi massa dengan kekerasan.

2. Meminta aparat berwenang untuk mengusut dan memproses hukum para pelaku kekerasan.

3. Menyerukan kepada massa demonstran untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan konstitusional serta menghormati hak-hak masyarakat sipil lain khususnya pemilik/pelaku usaha di kawasan terdampak aksi massa.

4. Kami warga DIY siap turun tangan menghadapi massa demonstran yang bertindak anarkis dan mengganggu/mengancam ketentraman umum di wilayah DIY.

5. Meminta Negara untuk merespon dinamika politik di masyarakat dengan sigap dengan mengedepankan prinsip keadilan dan mengutamakan kepentingan umum.

Sejak spontan diedarkan pukul 19.20 WIB hingga siaran pers ini dibuat pukul 22.30 WIB sebanyak 651 lembaga/komunitas/personal sudah ikut mendukung pernyataan sikap bersama diatas. Antara lain DPD ASITA DIY, Jaringan Masyarakat Budaya Nusantara, Santri Mataram, Barisan Ansor Serbaguna, Komunitas Otomotif Jogja, Paguyuban Alumni ISI Jogja, DPC Petani Kabupaten Bantul, Asosiasi Museum Barahmus DIY, Padepokan Seni Bagong Kussudiarjo, Jogja Fishing Forum dan lain sebagainya.

“Jumlah penandatangan dipastikan terus bertambah,” ujar Widihasto Wasana Putra, Koordinator Sekber Keistimewaan DIY.

Baca Juga:  Buruh dan Mahasiswa Yogyakarta Serukan Mosi Tidak Percaya

Pernyataan sikap itu akan dibacakan Jumat 9 Oktober 2020 pukul 10.00 di DPRD DIY dilanjut perwakilan masyarakat mendatangi Polresta Yogyakarta untuk memberikan dukungan proses hukum terhadap pelaku anarkis. (*/Wiradesa.co)

Komentar

News Feed