oleh

Nekat Mudik, Diminta Putar Balik

JOGJA – Ditlantas Polda DIY melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Progo 2021 di Mapolda DIY, Senin (12/4). Operasi dilaksanakan selama 14 hari, mulai Senin 12 April hingga Minggu 25 April 2021. Dalam operasi ini, Polda DIY juga bakal gencar melakukan sosialisasi terkait larangan mudik.

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi SIK MH MSi mengatakan, sebanyak 995 personel polisi diterjukan dalam operasi keselamatan lalu lintas. Personil berasal dari Polda DIY, dan masing-masing Polres/Polresta jajaran.

Menurutnya, dalam operasi tersebut, jajarannya akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai persuasif serta humanis. Hal itu untuk meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kita juga akan memberikan sosialisasi tentang larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2021,” kata Kombes Iwan, di sela-sela gelar pasukan di Mapolda DIY.

Baca Juga  Jatimalang Kampung Tahu Juara Dua Lomba Desa Berinovasi

Dikatakan Kombes Iwan, target operasi kali ini yakni orang atau masyarakat terorganisir dan masyarakat yang tidak terorganisir. Serta pengemudi kendaraan bermotor yang tidak patuh dalam menggunakan protokol kesehatan.

Untuk kegiatannya sendiri, pihaknya akan menyasar para pengguna jalan, antara lain pejalan kaki, penumpang serta penyebarang jalan. Sasaran lain yakni kegiatan masyarakat di tempat umum atau berkumpul di lokasi tertentu.

“Kami akan memprioritaskan lokasi di penggal jalan, daerah rawan laka, pelanggaran dan kemacetan, persimpangan jalan, dan berkumpulnya masyarakat,” jelasnya dikutip harianmerapi.com.

Sedangkan sasaran lain adalah sepeda motor dan mobil yang tidak layak jalan dan yang tidak disertai kelengkapan. Di antaranya pemasangan lampu blitz dan sirine yang bukan peruntukkannya, dan penggunaan knalpot tidak standar atau blombongan.

Baca Juga  SPPG Tirtomartani 2 Meluruskan Tudingan Pelanggaran Progam MBG

Di Wates, Polres Kulonprogo menggelar Operasi Keselamatan Progo 2021 selama dua pekan, yakni pada 12-25 April. Pelaksanaan operasi akan fokus pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19, terutama terkait larangan mudik Lebaran.

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP A Purwanta mengatakan, sebanyak 140 personel akan dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2021. Para personel yang bertugas akan dibagi dalam tiga satuan tugas (satgas).

“Ketiganya yakni satgas preemtif yang bertugas melakukan penyuluhan kepada masyarakat, satgas preventif yang melaksanakan patroli serta satgas ban ops yang akan membantu pelaksanaan operasi,” terang Purwanto dalam pelaksanaan Apel Operasi Keselamatan Progo 2021 di Halaman Mapolres Kulonprogo, Senin (12/4).

Ia menambahkan, dalam Operasi Keselamatan Progo 2021 pihaknya akan mengedepankan sisi humanis kepada masyarakat. Terutama dalam memberikan pemahaman terkait larangan mudik Lebaran yang sudah menjadi keputusan pemerintah pusat.

Baca Juga  Muzani: Masalah yang Dihadapi Petani, Nelayan, dan Rakyat Kecil Hanya Bisa Diselesaikan Lewat Politik

“Kami imbau agar masyarakat tidak mudik sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Dengan demikian, ibadah Umat Muslim selama Ramadan ini bisa berjalan kondusif,” ujarnya.

Wakapolres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan di perbatasan wilayah. Di antaranya di Kapanewon Temon yang merupakan perbatasan antara Kulonprogo dengan Purworejo serta Kapanewon Kalibawang, daerah perbatasan dengan Magelang.
“Kendaraan yang hendak mudik akan kami berhentikan dan kami periksa dengan edukasi secara persuasif. Mereka juga akan kami minta putar balik,” ucapnya.

Sudarmawan menyebut, pada Operasi Keselamatan Progo tahun 2020 lalu pihaknya mencatat ada 233.193 pelanggaran lalu lintas. Dari sekian itu, sanksi tilang sebanyak 78.485 pelanggar serta sanksi teguran 153.708 pelanggar. (Shn/Unt/harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed