oleh

Mengenal Lebih Dalam Gloaming Official Shop

YOGYAKARTA – Seorang pemain Timnas Indonesia U19 Angga Prasetyo yang berasal dari Karanganyar, Surakarta, mengakhiri kariernya sebagai pemain Timnas Indonesia di tahun 2016. Dia memilih untuk membangun brand clothing yaitu Gloaming Official Shop.

Usia yang bisa dibilang sangat muda untuk mengakhiri kariernya dan membuang kesempatan emas untuk bisa menjadi lebih baik lagi di sepak bola Indonesia, kenapa tidak? Saat dia duduk di bangku SMA hanya dia seorang yang berasal dari Surakarta mewakili Indonesia yang akan bertanding di Asean School Thailand tahun 2011.

Anak SMP dari SMP 1 Tawangmangu ini setelah lulus mendapatkan sekolah gratis di SMA 3 Salatiga karena mendapatkan panggilan seleksi PPLP Jateng dan lolos menjadi 10 pemain terbaik di Jawa Tengah, yang kemudian mengikuti Timnas di Ragunan Jakarta Selatan.

Baca Juga  Pegadaian Dibobol, 6 HP Raib
Angga Prasetyo – Ubon Ratchathani, Thailand, September 2011.

Bahkan, saat masuk di perkuliahan dia mendapatkan beasiswa perkuliahan gratis selama 4 semester karena masuk PRAPON dan PON Jateng, begitu juga dengan sepak bola banyak klub-klub di Jawa yang merekrut, seperti Persela Lamongan, Pelita Jaya, dan beberapa club di Jawa.

Sebelum memulai membangun brand ternyata saat di perkuliahan ia sudah memulai berjualan, dengan menjual berbagai pakaian olahraga dan peralatan-peralatan olahraga melalui online. Berlangsung sampai lulus dari perkuliahan memutuskan untuk melanjutkan berjualannya, tidak lagi di dunia sepak bola, tetapi beralih di dunia fashion.

“Kenapa tidak melanjutkan karier di sepak bola lagi? Karier saya di sepakbola hanya akan bertahan hingga umur 35 tahun saja, tapi tidak dengan brand fashion yang bisa hidup dan berkembang sampai anak cucu saya nanti,” ujar Angga Prasetyo.

Baca Juga  Pengungsi Merapi Warga Kalitengah Lor Dipulangkan

Awal membangun brand clothing, muncul dari kepeduliannya dengan sesama, yang berminpi mempunyai brand pakaian dengan harga terjangkau, mampu bersaing kwalitas, mampu bersaing design product dan bisa dinikmati semua kalangan.

Ide-ide pikiran konsep design dan diaplikasikan di produk mempunyai karakteristik sebuah brand yang sangat bermanfaat untuk semua kalangan.

Dengan memulai bisnisnya di dunia fashion, membuka toko pertamanya di area Magetan, Jawa Timur pada tahun 2016 yang diberi nama Gloaming. Pada saat itu, Gloaming hanya menjadi nama toko saja, tidak dengan merk brand dan menjual berbagai brand lokal yang bertujuan hanya untuk mencari keuntungan saja.

Tahun-tahun berlalu ia mulai membuat produknya sendiri, berawal hanya bisa membuat Tshirt saja, hingga waktu berjalan hadir produk-produk lainnya seperti hoodie, jaket, topi dan lain-lain. Seiring berkembangnya produk Gloaming memulai konsepnya sendiri untuk menjadi brand fashion. Bermula dari pandemic Covid-19 yang membuat Gloaming harus bergerak di media sosaial dan berbagai marketplace, seperti contoh yang sekarang ini Gloaming tersedia di Zalora, Shopee Mall, dan Official Store Tokopedia.

Baca Juga  Bantu Warga Terdampak Covid-19, Kanwil Kemenkumham Jateng Bagikan 500 Paket Sembako

Mimpi Gloaming sendiri untuk menjadikan brand yang membantu masyarakat Indonesia yang mana produk-produk Gloaming yang dibutuhkan saat beraktivitas atau saat traveling. Dengan dibantu beberapa tim, seperti tim produksi, tim design, tim content creator, tim admin online, tim store, tim gudang, dan tim evaluasi yang berjuang untuk menjadikan mimpi Gloaming menjadi terwujud. (*)

News Feed