YOGYAKARTA – Blackberry bisa jadi salah satu buah tertua di dunia. Namanya bahkan tercantum dalam kitab injil. Ditilik dari sisi histori, buah ini identik dengan ranah Eropa. Meski pada fungsinya ia juga telah digunakan oleh orang Amerika asli sejak dulu kala.
Dalam bahasa latin, buah ini bernama Rubus Ursinus. Ada puluhan jenis berry, dan blackberry hanyalah salah satu di antaranya. Warnanya yang biru menjadikan buah ini memiliki satu-satunya warna unik dalam spesies buah-buahan. Ini dikarenakan blackberry memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi.
Rasanya yang ranum, segar, dan lezat tidak hanya mampu mengenyangkan pencernaan. Namun juga memberikan manfaat yang sehat bagi organ tubuh.
Para peneliti menyimpulkan bahwa semakin gelap warna buah berry, maka semakin tinggi manfaat yang dapat dipetik darinya. Sayangnya, tak semua blackberry bermanfaat bagi tubuh. Ada beberapa jenis berry yang malah mengandung racun berbahaya bagi tubuh.
Jenis Blackberry
Ada dua jenis umum blackberry; bentuk lonjong dan bergelombang. Perbedaannya terletak pada lahan tempat mereka tumbuh dan bagaimana mereka bertumbuh.
Blackberry yang lonjong tumbuh di alam liar. Biasanya di hutan, dan mampu bertahan meski tanpa dipelihara. Blackberry yang bergelombang justru sebaliknya. Ia merupakan jenis yang dikembangbiakkan dan sangat bergantung pada makanan.
Dalam satu tanaman blackberry, hanya buah dan daunnya saja yang dapat dikonsumsi. Daun blackberry umumnya digunakan sebagai bahan teh.
Kandungan Gizi
Berikut adalah kandungan gizi yang bisa ditemukan dalam satu buah blackberry:
- Water – 86 gm
- Energy – 52 kcal (218 kj)
- Protein – 0.720 gm
- Fats – 0.390 gm
- Carbohydrate – 12.76 gm
- Total Dietary Fiber – 5.3 gm
- Calcium – 32 mg
- Iron – 0.57 mg
- Magnesium – 20 mg
- Phosphorus – 21 mg
- Potassium – 196 mg
- Zinc – 0.27 mg
- Copper – 0.14 mg
- Manganese – 1.3 mg
- Selenium – 0.6 mcg
- Vitamin C – 21 mg
- Folate – 34 mcg
- Vitamin A – 165 IU
- Vitamin A – 16 mcg
- Vitamin E – 0.710 mg
(*/serikatnews.com)











Komentar