oleh

Menikmati Suasana Bandara Baru, Pengunjung Asyik Berburu Spot Foto di YIA

YOGYAKARTA – Kawasan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki sejumlah spot foto menarik. Tak mengherankan masyarakat yang datang ke bandara bukan hanya mereka yang akan bepergian, tetapi tak sedikit pula yang datang ke bandara baru itu untuk mengabadikan momen di setiap sudut bandara.

Pada hari biasa atau lebih-lebih pada akhir pekan banyak kunjungan warga dalam rombongan kecil hingga datang bersama dalam rombongan lebih besar sengaja ke YIA guna menikmati suasana bandara dengan ragam arsitektur yang ada, lalu mengambil foto untuk kemudian diunggah ke media sosial. Tidak hanya warga sekitar bandara, tetapi banyak juga yang datang dari luar Kulonprogo.

Salah satunya Tim Adiwiyata SMPN 2 Jatinom Klaten sembari melaksanakan Studi Lapangan Budidaya Anggur Merah di Plumpungan, Bantul, pada Kamis (15/10/2020), mereka menyempatkan mampir ke YIA. Dalam kunjungan singkat ke YIA mereka tampak berfoto bersama di pintu kedatangan atau pintu masuk bandara kemudian bergeser ke area Tamansari di bagian bawah.

Foto: MP/Wiradesa

Selain dihiasi dengan interior bangunan Tugu Regol khas Keraton Yogya, area ini sangat estetik sebab atap-atapnya berbentuk bulat dengan kaca transparan. Pengunjung tak akan melewatkan kesempatan sejenak berada di YIA untuk foto bersama. Secara spontan, pengunjung, calon penumpang dan penumpang semua kompak mengabadikan keindahan bandara dengan latar pemandangan Pegunungan Menoreh.

“Hari-hari biasa seperti sekarang banyak yang ke sini untuk berfoto, khususnya di area depan pintu keberangkatan ini. Apalagi kalau akhir pekan pada Sabtu dan Minggu lebih ramai lagi,” ujar salah satu petugas protokol dari Angkasa Pura I, Deni ditemui saat bertugas di area bandara, siang itu.

Menuju bandara YIA bila berangkat dari Kota Yogya, butuh waktu satu jam lebih sedikit. Catatan, perjalanan ditempuh dengan sepeda motor digeber dalam kecepatan sedang, 60-70 kilometer per jam lewat rute utama Jalan Yogya Wates jurusan Purworejo. Waktu tempuh tersebut dapat dicapai dari Titik Nol Kilometer hingga masuk parkiran roda dua bandara dalam kondisi arus lalu-lintas ramai lancar. Meski butuh waktu lumayan lama terlebih bila arus lalu-lintas padat seperti pada saat jam berangkat atau pulang kerja, sesampai di bandara di Kawasan Temon melihat dan merasakan suasana asyik yang dihadirkan bandara YIA, rasa lelah akan langsung terobati.

Baca Juga:  Pariwisata Mulai Bergeliat Ekonomi Diharapkan Berangsur Pulih

“Di sini buka 24 jam. Daya tarik pengunjung untuk jalan-jalan selain menikmati suasana bandara baru yang paling diburu pasti berfoto di depan tugu bertulis Yogyakarta International Airport. Di tambah lampu-lampu kalau malam hari. Di bawah ada Tamansari. Area tersebut diperbolehkan untuk dikunjungi walaupun tidak akan naik pesawat karena sudah termasuk area di luar untuk urusan cek in, sedangkan di dalam pengunjung yang sekadar jalan-jalan dilarang masuk, di sana khusus untuk pemberangkatan penumpang,” jelas Deni.

Foto: MP/Wiradesa

Salah seorang warga asal Bantul, Murjiyem, dia mengunjungi YIA ditemani anaknya untuk mengobati rasa penasaran dengan kemegahan bandara. Murjiyem tampak berjalan memutari miniatur Tamansari yang berada di depan terminal penjemputan atau terletak di lantai bawah terminal. Selain berkeliling, Murjiyem bersantai lalu berfoto. Dia mengakui bahwa YIA benar-benar megah. “Bagus dan megah. Saya sengaja datang untuk melihat bandara bersama satu anggota keluarga,” ujarnya.

Jika kebetulan Anda sedang melaksanakan kegiatan di Kulonprogo dan sekitarnya, tak rugi apabila menyempatkan waktu ‘berwisata’ singkat ke bandara yang memiliki luas area mencapai 587 hektar itu. Dengan desain minimalis dan modern, Anda dapat berfoto dan mengabadikan setiap sudut bandara. (Ilyasi/Sukron/wiradesa.co)

Komentar

News Feed