oleh

Sambut Muktamar Muhammadiyah, KH Beny Susanto: Peran dan Prestasi Perserikatan Akan Terus Dibutuhkan

BANTUL – Muktamar Muhammadiyah-Aisyiah ke-48, 18-20 November 2022, tengah digelar di Solo Jawa Tengah. Hajat lima tahunan mengusung tema “Memajukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta”.

Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Bantul dan Wakil Katib Syuriah PWNU DIY bidang ekonomi-pembangunan KH Beny Susanto mengatakan, muktamar merupakan hajatan salah satu ormas terbesar di Tanah Air yang telah dinantikan. Tidak hanya warga perserikatan, umat Islam, bangsa dan negara Indonesia tetapi seluruh umat. Hal ini mengingat kiprah dan peran penting ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan terus berkembang di berbagai daerah dan internasional.

Menurut Beny, situasi nasional dan dunia pasca pandemi membutuhkan sinergi, kerja sama berbagai elemen masyarakat, swasta dan negara yang kokoh sehingga pemulihan akan lebih cepat, berkelanjutan.

“Ancaman krisis pangan-energi sebagai dampak perang Rusia-Ukraina menambah daftar tantangan yang tidak ringan,” kata Beny Sabtu 19 November 2022.

Dalam bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III-2022 5,72%, cermin menguatnya pemulihan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sementara pertumbuhan ekonomi China kuartal III-2022 tumbuh 3,9%, Amerika Serikat 2,6%, Uni Eropa 3,2% dan Jerman 2,2%.

Baca Juga  Pemkab Purbalingga Terima Bantuan 10 Ribu Masker

Dengan latar situasi kondisi yang ada, kepemimpinan perserikatan dibawah Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haidar Nashir akan dipertanggungjawabkan dalam muktamar, forum tertinggi tidak hanya agenda pemilihan pengurus PP Muhammadiyah tetapi bagaimana merumuskan jawaban tantangan internal dan eksternal, yang akan menjadi agenda besar kepemimpinan pada lima tahun mendatang.

“Kami percaya para kader, pimpinan yang hadir dalam muktamar akan mampu menjawab secara cerdas, arif dan bijaksana,” imbuh Beny.

Baca Juga  Integrasi Pengarusutamaan Gender di KLHK

Hal itu bukan semata karena perserikan ini telah tua, yang bertepatan dengan milad ke-118 pada 18 November 2022 dan berdiri pada 1912, tetapi karena dukungan para kader, pimpinan yang bertanggung jawab, berintegritas dan berkapasitas mumpuni dalam berorganisasi.

“Melalui amal usaha pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah dan lainnya peran, prestasi perserikatan akan terus dibutuhkan, baik pada level lokal, nasional dan internasional,” tandasnya. (Sukron/wiradesa.co)

News Feed