BANTUL – Nabila Rahmadannita (12) pelajar warga Seropan 1 RT 03 Muntuk, Dlingo, Bantul tewas mengenaskan setelah tenggelam di Sungai Oya tepatnya Ledok Pokoh (Lepo) Dusun Pokoh 2 RT 04 Desa Dlingo Kapanewon Dlingo, Rabu (19/5). Korban sempat diingatkan temannya agar tak berenang karena ledok cukup dalam, namun dia nekat.
Kapolsek Dlingo AKP Abdul Jalil SH kepada wartawna kemarin membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, setelah diperiksa Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bantul, jenazah bocah malang tersebut diserahkan kepada pihak keluarga. “Musibah tersebut terjadi akibat korban tidak bisa berenang sementara sungai cukup dalam,” ujar AKP Abdul Jalil SH.
Dia mengungkapkan, sebelum musibah itu terjadi, pada Rabu siang korban bermain air bersama sejumlah rekannya sesama pelajar. Mereka kemudian menuju Ledok Pokoh. Saat di lokasi itu, korban sebenarnya sudah diingatkan rekannya, Dina Yuliani agar tak terjun ke sungai jika tak bisa berenang. Sebab, saksi tahu sungai itu cukup dalam.
Namun hal tersebut diabaikan oleh korban. Tanpa sepengetahuan teman-temannya, dia tetap nekat terjun ke sungai. “Setelah terjun ke sungai ternyata korban tidak bisa berenang dan tenggelam,” ujar Abdul Jalil dikutip harianmerapi.com.
Sejumlah rekan korban berusaha membantu. Namun mereka juga takut tenggelam. Hingga akhirnya kejadian ini dilaporkan ke warga setempat dan polisi. Aparat Polsek Dlingo segera melakukan evakuasi. Saat diangkat, korban ditemukan sudah tewas. “Korban berhasil dievakuasi pukul 12.30, tetapi kondisinya sudah meninggal,” tandasnya. (Roy/harianmerapi.com)











Komentar