oleh

Kugar Tanggulangin, Penuhi Kebutuhan Lokal Turut Mendukung Program Swasembada Garam Nasional

KEBUMEN – Wilayah desa memang memiliki potensi masing-masing. Begitupula dengan Desa Tanggulangin. Terletak di Kecamatan Klirong, berada di jalur selatan dekat dengan garis pantai selatan, menjadikan Tanggulangin
punya banyak peluang dalam hal pengembangan potensi desa.

“Saat ini yang baru berkembang yakni dengan telah dirilisnya Tanggulangin sebagai kampung garam,” kata Slamet (49), seorang petani garam di Tanggulangin. Kampung garam beranggotakan kugar (kelompok usaha garam rakyat).

Berdiri sejak dua tahun yang lalu, usaha garam ini terbilang maju. Hal itu disebabkan pemerintah mendukung program tersebut. Sampai saat ini, usaha garam laut difungsikan pula sebagai tempat edukasi dan pengembangan ketahanan pangan lokal.

Berkunjung ke Tanggulangin, Slamet salah satu pengelola kelompok usaha garam rakyat Sari Laut Tanggulangin mengajak berkeliling langsung ke sekretariat gudang garam. Di sana terlihat garam sudah dikemas rapi. Produksi garam dinamai Garam Mutiara Samudra. Selain ada garam, ada juga nasi tiwul instan sebagai produk lokal buatan warga.

Baca Juga  Desa Jatimulyo Sabet Juara 2 Lomba Jogo Tonggo Tingkat Jateng
Slamet dari kelompok usaha garam rakyat Sari Laut Tanggulangin (Foto: Wiradesa)

Masyarakat yang sudah berkunjung ke sana sudah banyak. Terkadang, dari dinas terkait di Kabupaten Kebumen berkunjung melihat produksi garam. Kesempatan lain giliran mahasiswa PKL dari luar kota tercatat kerap mengadakan penelitian di sekretariat Garam Sari Laut.

“Semua itu sebagai sarana edukasi untuk masyarakat,” urai Slamet. Kelompok usaha garam rakyat diharapkan semakin berkembang sehingga kampung mampu memenuhi kebutuhan garam lokal juga turut mendukung program swasembada garam nasional. (Nur Anggraeni/wiradesa.co)

Komentar

News Feed