oleh

Gurihnya Tongseng Kambing dengan Bumbu Rempah Kuat Meresap

Jogja.siberindo.co – Berkuliner olahan kambing seperti tengkleng dan tongseng, kepuasan lidah terhadap nikmatnya olahan masakan akan sangat bergantung kepada komposisi bumbu seperti rempah-rempah yang dicampurkan. Sebagai pemilik warung kuliner dan resto dengan banyak menu termasuk menu masakan kambing, H Suparman (50) sangat menyadari kekuatan bumbu rempah terhadap hasil akhir masakannya.

Tidak berhenti di situ, Pak Parman lebih suka Barokah Resto, pusat kuliner berkonsep one stop kuliner miliknya dikelola keluarga, istri dan anak terlibat dalam meracik bumbu sekaligus sebagai juru masak. Tujuannya agar kelezatan rasa dapat senantiasa dipertahankan.

“Menu kambing ada tengkleng, tongseng, sate kambing, sate klatak, hingga nasi goreng kambing. Sedangkan menu lain ada mi ayam, bakso, mi goreng. Kambing potong sendiri. Di masa seperti ini potong kambing dua ekor, Sabtu-Minggu bisa tiga ekor,” tutur Pak Parman ditemui di restonya di Jalan Pleret Km 3 Banguntapan Bantul.

Penikmat kuliner tak semua menyantap menu pesanan di tempat. Tak sedikit yang memesan untuk dibungkus dan dibawa pulang dinikmati di rumah. Tetapi bagi yang ingin menyantap di tempat, Pak Parman menyediakan banyak meja dan kursi serta lokasi yang longgar sehingga pengunjung tetap nyaman tak perlu bingung mencari tempat duduk, dan tak khawatir harus berdesakan.

Baca Juga  DKP Gelar Acara Nggolet Sore, Tampilkan Kolaborasi Seni Tradisi, Musik, Lukis dan Puisi

“Banyak yang datang makan mengatur sosial distancing sendiri. Terutama yang nggak saling kenal biasanya langsung cari tempat longgar. Sabun dan tempat cuci tangan tersedia. Tinggal pesan, mulai buka jam 09.00 semua menu telah siap. Malam hari buka hingga pukul 20.00,” ucapnya.

Pak Parman menyebut, kualitas rasa memang didukung bumbu rempah kuat meresap. Bumbu merica gilingan sendiri. Sedangkan empuknya daging didapat dari potongan kambing muda yang disembelih sendiri sehingga kualitas daging lebih terjamin dan harga aneka menu kambing tetap bersahabat di kantong pelanggan. Dia mencontohkan tongseng kepala kambing utuh hanya dibanderol Rp 70 ribu sehingga tak mengherankan sampai ada pelanggan yang memesan menu tongseng kepala kambing kepadanya hingga berkali-kali.

Baca Juga  Siaga 3 Merapi, Basarnas Yogyakarta Siapkan Hugglund untuk Kegiatan Evakuasi

“Harga tengkleng, tongseng dan sate kambing sama Rp 20 ribu belum termasuk nasi. Sedangkan menu mi ayam mulai Rp 7 ribu dengan porsi mengenyangkan,” tuturnya. (Sukron/wiradesa.co)

Komentar

News Feed