oleh

Memandang Puncak Merapi Sambil Menikmati Wedang Corona

 

SLEMAN – Pertumbuhan pelaku wisata di wilayah Sleman terus berkembang meskipun ditengah pandemi Covid-19. Bahkan beberapa masyarakat memanfaatkan kondisi ini untuk membuka usaha rumah makan.

Seperti halnya Heru Akhiryanto, pandemi Covid-19 menjadi ide untuk meramu minuman tradisional berbahan dasar rempah rempah. Diberi nama Wedang Corona dan Wedang Virus, minuman tersebut disajikan bagi pengunjung rumah makan Kopi Sawah miliknya.

“Situasi pandemi Covid-19 justru memunculkan gagasan untuk membuat Wedang Corona dan Wedang Virus. Ternyata direspon sangat bagus oleh masyarakat. Mereka banyak yang datang untuk menikmati,” kata Heru, Minggu (21/2).

Menurutnya, Wedang Corona terbuat dari susu, rempah-rempah dan batang serai sehingga jika diminum dapat menghangatkan badan dan melegakan tenggorokan. Sedangkan Wedang Virus merupakan campuran madu dengan rempah-rempah yang diyakini mampu menyehatkan badan.
Kedua minuman itu menjadi andalan rumah makan yang berdiri sejak 20 Desember 2020. Dipadu pemandangan alam persawahan dengan latar belakang Gunung Merapi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Apalagi malam hari, jika terjadi guguran lava pijar akan tampak jelas dari tempat tersebut.

Baca Juga  Madu Lanceng Itama Lebih Cepat Dipanen

“Sejak awal merancang, saya ingin menyajikan makanan dan minuman tradisional sekaligus menikmati pemandangan alam pedesaan dan Gunung Merapi. Maka kita fasilitas pula teropong untuk melihat lebih jelas puncak Merapi,” ungkapnya kepada harianmerapi.com.

Untuk memanjakan pengunjung, Kopi Sawah disediakan armada jeep untuk menikmati lebih dekat obyek wisata disekitar lereng Merapi. Tentunya lokasi yang dituju aman dikunjungi sesuai anjuran pemerintah.
“Kita juga menyediakan jeep untuk berwisata kerja sama komunitas Jeep Tour Merapi (JTM) yang siap mengantar ke obyek wisata yang aman dan diinginkan pengunjung,” ujar Heru.

Baca Juga  Menikmati Sensasi Kriuk Soto Kletuk di Lereng Lawu

Sugiyanto, salah satu pengunjung Kopi Sawah menyampaikan, setiap bersepeda ke wilayah lereng Merapi selalu beristirahat ke rumah makan tersebut. Selain menikmati Wedang Corona juga dapat melihat pemandangan alam yang menyejukkan.
Apalagi baginya bersepeda tidak hanya untuk berolahraga tetapi sekaligus menikmati pemandangan alam. Begitu pula setiap mencari rumah makan yang menyajikan menu tradisional.

“Masalah makanan dan minuman, bagi kami Kopi Sawah sudah mewakili. Ditambah lokasi yang strategis untuk melihat puncak Merapi,” ujarnya.

Baca Juga  Rekomendasi Jajan Baso Aci di Yogyakarta

Andi, pengelola sekaligus markering Jeep Tour Merapi menjelaskan, kerja sama antar pelaku pariwisata sangat penting dilakukan. Sehingga dapat saling mengisi agenda pariwisata. Apalagi kondisi pandemi Covid-19 mengakibatkan jumlah wisatawan di wilayah Sleman Utara turun drastis.
“Sejak pandemi, pengunjung hanya berkisar 10 persen dari hari normal. Untuk itu kita harus saling bahu membahu dan melengkapi agar kondisi pariwisata segera pulih,” ungkapnya.

Andi berharap, meskipun pandemi dan aktifitas Merapi meningkat, wisatawan agar tidak khawatir dan takut berkunjung untuk menikmati suasana alam lereng Merapi. Pelaku wisata telah menjamin keamanan dan keselamatan kepada wisatawan. (Awn/harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed