jogja.siberindo.co – Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, belajar, dan berpartisipasi secara optimal, termasuk saat menggunakan internet dan beraktivitas di ruang digital. Di era digital seperti sekarang, anak-anak semakin akrab dengan berbagai platform media sosial, aplikasi pembelajaran, permainan daring, hingga berbagai sumber informasi. Di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat pula risiko yang perlu diwaspadai, seperti paparan konten yang tidak sesuai usia, perundungan siber, penyalahgunaan data pribadi, hingga berbagai bentuk eksploitasi di ruang digital.
OLeh karena itu, perlindungan anak di ruang digital menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga orang tua, keluarga, pendidik, masyarakat, serta penyelenggara platform digital memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, dan ramah bagi anak. Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi anak di era digital, pemerintah menghadirkan PP TUNAS yang bertujuan memperkuat upaya perlindungan anak saat beraktivitas di ruang digital. Regulasi ini menjadi landasan dalam mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih aman melalui penguatan perlindungan hak anak, peningkatan tanggung jawab para penyelenggara layanan digital, serta dukungan terhadap terciptanya ruang digital yang lebih sehat dan berkualitas.
Meski demikian, perlindungan anak tidak hanya bergantung pada regulasi. Langkah tersebut juga perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital, membangun komunikasi yang terbuka, memberikan bimbingan mengenai penggunaan internet yang bijak, serta menjadi teladan dalam bermedia digital. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan lebih mampu memahami manfaat teknologi sekaligus mengenali risiko yang mungkin dihadapi.Mari bersama-sama menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Dengan kepedulian, kerja sama, dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, kita dapat membantu mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Karena masa depan Indonesia dimulai dari anak-anak yang terlindungi, didampingi, dan diberdayakan sejak hari ini.








