KULONPROGO – Mayat wanita muda tanpa identitas yang diperkirakan berusia 20 tahun ditemukan tergeletak di teras kamar sebuah losmen di Kalurahan Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, Selasa (23/3) pukul 17.00. Polisi belum memastikan penyebab tewasnya korban. Hanya saja, ditemukan sejumlah luka lebam dan celana jins yang dikenakan korban sedikit terbuka.
Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry kepada wartawan semalam membenarkan kejadian ini. Dia menambahkan, polisi masih menyelidiki identitas dan penyebab korban tewas. “Betul di tubuh korban tak ditemukan kartu identitas apapun,” ujarnya semalam.
Dia menjelaskan, temuan mayat itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melintas, yakni Sarjono (61) dan Agus (46). Kemarin petang pukul 16.30, saksi dikagetkan dengan tubuh wanita tergeletak di teras sebuah losmen dengan posisi telentang.
Karena curiga, saksi mengecek dan mendapati korban sudah tewas. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke Polres Kulonprogo.
Diberitakan harianmerapi.com, Polisi segera datang ke lokasi kejadian beserta tim medis dari puskesmas. Menurut Jeffry, korban ditemukan mengenakan celana jins warna biru, kaos lengan panjang warna abu-abu, bra warna merah, sepatu warna coklat merk Alcavana, berambut hitam panjang sebahu, tinggi 160 cm berat dan badan sekira 50 kg.
Selain itu mayat dalam keadaan telentang dengan kepala menghadap arah utara. Celana jins korban juga dalam kondisi kancing terbuka kemudian baju tersingkap ke atas.
Dari pemeriksaan medis, kata dia, ditemukan lebam dan bengkak di tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab tewasnya korban, kata Jeffry, polisi masih menyelidikinya. Di sisi lain, tambahnya, ditemukan juga bercak darah di celana dalam, daun telingga kanan, puggung telapak tangan kanan dan leher sisi kanan. “Dari pemeriksaan medis, diperkirakan korban tewas enam jam sebelum ditemukan,” ujarnya.
Untuk menyelidiki kasus ini, kata Jeffry, Tim Reskrim tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami bukti di lapangan. “Jasad korban dievakuasi ke RSUD Wates untuk penanganan selanjutnya,” tandasnya. (Unt/harianmerapi.com)







Komentar