BANTUL – Sebanyak 12 warga di RT 04, Pedukuhan Sungapan, Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Bantul dinyatakan positif Covid-19. Banyaknya kasus penderita corona ini setelah dilakukan tracing kontak erat pasca salah satu warganya dinyatakan positif. Hingga Minggu (23/5), sebagian warga yang positif berada di shelter milik kalurahan dan sebagian lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro.
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah membenarkan adanya 12 warga di Padukuhan Sungapan yang positif Covid-19. Pihaknya menjelaskan bahwa lonjakan kasus Covid-19 ini berawal adanya satu warga yang dinyatakan positif terlebih dahulu. Warga tersebut merupakan penderita kanker payudara dan dinyatakan positif Covid-19 saat memeriksakan diri ke rumah sakit. “Jadi ada warga yang sakit habis operasi payudara. Setelah beberapa kali menjalani kemo justru terpapar Covid-19,” jelasnya dikutip harianmerapi.com.
Terinfeksinya slaah satu warga itu, kemudian pihak berwenang melakukan tracing kontak erat kepada semua anggota keluarganya. Hasilnya seluruh anggota keluarga dalam satu rumah dinyatakan positif kecuali seorang anak menantu yang dinyatakan negatif Covid-19. Setelah melakukan tracing di area satu rumah dengan penderita, petugas kemudian melanjutkan tracing ke beberapa tetangga. Hal ini karena sebelum dinyatakan positif, salah satu anggota keluarga tersebut sempat meminta pijit kepada tetangga.
“Jadi total ada 12 warga di tiga rumah tersebut yang positif Covid-19. RT 04 sesuai dengan aturan di PPKM Mikro maka masuk zona orange,” imbuhnya.
Titik menambahkan jika, saat ini satgas maupun shelter di kalurahannya siap melakukan upaya terbaik untuk menekan sebaran virus tersebut. Sejauh ini bentuk bantuan juga sudah diberikan kepada warga yang isolasi. Sementara, Satgas Covid-19 kalurahan juga masih melakukan tracing kontak erat kepada warga lain khususnya di RT 02 yang sempat kontak erat dengan 12 warga yang dinyatakan positif Covid-19 namun demikian hasilnya dari laboratorium belum keluar. “Kalau sekarang hasil dari Laboratorium belum keluar, semoga negatif, kita dan teman-teman relawan tetap siaga mengantisipasi kondisi terburuk,” tegasnya. (Ram/harianmerapi.com)











Komentar