oleh

Mayat Wanita di Losmen Korban Pembunuhan

 

KULONPROGO – Mayat wanita muda yang ditemukan di Wisma Sermo, Kedungtangkil Karangsari, Pengasih Kulonprogo, Selasa (23/3), diduga merupakan korban pembunuhan yang disertai dengan perampasan. Polisi juga telah berhasil mengungkap identitas wanita tersebut, yakni DSD (21), seorang pekerja swasta warga Gadingan, Wates.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry menyampaikan, telah diambil tindakan autopsi pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam terhadap jenazah DSD. Hasilnya, tidak ada dugaan pemerkosaan pada DSD, lantaran tidak ditemukan bekas luka atau permasalahan lain pada alat kemaluannya.

“Dalam kasus ini ada dugaan pembunuhan atau pencurian yang didahului atau disertai dengan kekerasan,” tegas Jeffry, Rabu (24/3).

Baca Juga  Hindari Kerumunan, FKKMK UGM Adakan Vaksinasi Drive Thru

Dugaan tersebut, lanjutnya, didasarkan pada hasil autopsi luar dan dalam pada jenazah DSD. Dari pemeriksaan luar, didapati luka memar pada kepala belakang dan perut kanan, bintik pendarahan kulit wajah, kebiruan pada jaringan di bawah kuku tangan dan kaki, kebiruan pada selaput lendir bibir dan mulut serta pelebaran pembuluh darah pada selaput biji mata. Sementara hasil pemeriksaan dalam menyebutkan, ada pelebaran pembuluh darah pada organ dalam, darah warna gelap dan encer, resapan darah pada usus halus, kulit kepala sisi belakang tengah, tulang tengkorak bagian belakang dan otak besar sisi belakang tengah, pembengkakan pada jaringan otak besar dan otak kecil, pendarahan pada bilik otak belakang juga memar pada batang otak.

Baca Juga  Prediksi Tenggelamnya Jakarta, Urgen Penegakan Aturan Tata Ruang

“Sebab kematian berdasar hasil autopsi adalah karena kekerasan benda tumpul pada kepala sisi belakang tengah yang mengakibatkan pendarahan bilik otak dan memar batang otak sehingga menyebabkan penekanan pusat pernafasan dan mati lemas,” terang Jeffry seperti diberitakan harianmerapi.com.

Polisi menduga, ada unsur pencurian dalam kasus meninggalnya DSD. Sebab, sejumlah barang berharga milik DSD tidak ditemukan di lokasi kejadian, di antaranya motor, tas, HP dan anting yang sebelumnya dikenakan DSD.

Usai dilakukan autopsi, jenazah DSD diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Meski demikian, Jeffry memastikan penyelidikan terhadap kasus ini masih berlanjut. Pihaknya telah menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Mudah-mudahan kasus ini bisa segera terungkap,” harapnya.

Baca Juga  Dari Kebun Organik, Kopi Rohmat Punya Cita Rasa Moka

Sementara itu, suasana duka menyelimuti proses pemberangkatan jenazah DSD menuju pemakaman, kemarin. Pihak keluarga, kerabat bahkan tetangga sekitar tidak kuasa menahan tangis atas kepergian gadis berusia 21 tahun itu. Diberitakan sebelumnya, mayat wanita muda tanpa identitas yang diperkirakan berusia 20 tahun ditemukan tergeletak di teras kamar sebuah losmen di Kalurahan Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, Selasa (23/3) pukul 17.00. Polisi n sejumlah luka lebam di tubuh dan celana jins yang dikenakan korban sedikit terbuka. (Unt/harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed