oleh

Gunung Kuniran Berbenah Sambut Wisatawan

KULONPROGO – Salah satu objek wisata andalan Kulonprogo, Gunung Kuniran, mengambil sejumlah langkah untuk berbenah guna menyambut wisatawan. Objek wisata yang terletak di Hargorejo Kokap ini, telah bersiap jika nantinya masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) benar-benar diterapkan.

Berbagai langkah pembenahan, diperlukan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kuniran bisa berwisata dengan aman dan nyaman tanpa khawatir akan tertular virus Corona.

Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan, langkah antisipasi penyebaran Covid-19 wajib dilakukan selama pandemi. Karena itulah, perlu diperhatikan adanya sarana dan prasarana kesehatan seperti tempat cuci tangan, tempat sampah dan ruang isolasi untuk pengunjung apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Adaptasi Kebiasaan Baru Pasukan Bregada Dibatasi 30 Personel

“Jumlah pengunjung harus dibatasi maksimal 70 persen dari kapasitas tempat wisata,” tegasnya.

Selain itu, Fajar juga menyoroti jalur keluar masuk pengunjung di Gunung Kuniran. Menurutnya, jalur naik dan turun untuk menikmati objek wisata ini perlu diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kerumunan.
“Jalur pengunjung naik dan turun jangan sampai bertemu lalu berdesakan,” tegasnya.

Baca Juga  Perupa Banyumas Raya Pamerkan Karya di  TWP Purbasari Pancuran Mas Purbalingga

Pengaturan jalur ini kemudian diterapkan dalam simulasi operasional Objek Wisata Gunung Kuniran dalam masa AKB. Simulasi dimulai dengan berjalan menaiki Gunung Kuniran.

Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan yang berkesempatan hadir dalam simulasi memberikan masukan kepada pengelola Gunung Kuniran untuk menghadapi masa AKB. Menurutnya, pembelian tiket perlu dilakukan secara online untuk mengurangi sentuhan dan mencegah terjadinya antrian panjang yang bisa menimbulkan kerumunan.

“Pengelola harus tegas terutama terhadap pengunjung yang tidak mengenakan masker. Penyemprotan disinfektan juga harus dilakukan secara berkala,” ucapnya.

Baca Juga  Asal-usul Desa Tanggulangin

Sementara Perwakilan Dinas Kesehatan Kulonprogo, Dewi Ratnawati menyoroti kondisi jalan tikungan Gunung Kuniran yang dinilainya perlu perbaikan. Selain itu, pengelola juga diminta menambah tempat sampah serta mengedukasi pengunjung tentang tata cara cuci tangan yang benar.

Masukan dari berbagai pihak ini kemudian diterima Dinas Pariwisata Kulonprogo sebagai upaya menyempurnakan dan melengkapi sarana prasaran yang ada. Kekompakan dan kegotong-royongan dari paguyuban Gunung Kuniran dinilai sangat bagus untuk mengembangkan wisata di Gunung Kuniran meskipun masih banyak catatan. (Amin/harianmerapi.com)

Komentar

News Feed