oleh

Sindikat Lintas Propinsi Mencuri 19 Motor di DIY

 

Sleman Sindikat pencurian sepeda motor lintas Propinsi asal Lampung berhasil digulung aparat Polda DIY, Minggu (25/4). Tujuh orang diamankan. Empat di antaranya ditembak karena melawan saat dibekuk. Dua bulan beraksi di DIY, komplotan ini sudah menggasak 19 unit motor.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudi Satria SIK didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto SIK kepada wartawan Selasa (27/4) mengatakan, para pelaku yang diamankan adalah J (25), DA (24), JC (37), RS, AW (17), H (20), A dan (21) semua warga Lampung.

“Mereka ditangkap di Bakauheni, Lampung, Minggu (25/4). Komplotan ini beraksi di berbagai wilayah di Yogyakarta dengan waktu yang hampir berdekatan. Saat beraksi mereka bergonta-ganti pasangan namun masih dalam satu komplotan,” kata Kombes Burkan.

Baca Juga  Sikapi Kenaikan BBM, Besok PB PMII Kerahkan Ribuan Kader Aksi di Istana Negara

Dijelaskan Kombes Burkan, pengungkapan kasus ini berawal saat polisi menerima laporan tiga aksi pencurian motor dalam waktu sehari pada Sabtu (24/4) lalu. Kejadiannya di Depok Sleman, Sewon Bantul dan terakhir di Kotagede, Yogyakarta. “Polisi menduga pelakunya berasal dari satu komplotan,” jelas Burkan dikutip harianmerapi.com.

Mendapat laporan itu, jelas dia, petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Selain meminta keterangan korban, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan aksi Curanmor di DIY. Termasuk memeriksa rekaman kamera CCTV di sejumlah lokasi.

Dari informasi yang dikumpulkan, petugas berhasil mengindentifikasi para pelaku pencurian. Mereka yakni kompolotan asal Lampung yang memang selama ini meresahkan. Saat hendak mencari mereka, polisi mendapat kabar jika komplotan ini hendak kabur pulang ke Lampung.
Tidak mau buruannya lepas, selanjunya aparat Polda DIY melakukan pengejaran ke arah barat di perbatasan Yogya dan Jawa Tengah. “Pengejaran diawali dari Sedayu ke Purworejo, Purworejo ke Kebumen, kemudian Kebumen ke Cirebon,” jelas Burkan.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Jogja Senin 15 Maret 2021

Di lokasi terakhir ini, polisi mendapati empat pelaku tengah naik mobil pribadi. Mereka kemudian digrebek. Namun, saat itu keempatnya berusaha melawan. Tembakan peringatan polisi pun tak digubris. Hingga akhirnya, polisi menembak keempat pelaku yakni J (25), DA (24), JC (37) dan RS. “Setelah diintrogasi, mereka mengakui kejahatan itu dan motor hasil curian dibawa 3 temannya ke Pelabuhan Merak dengan pikup,” beber Kombes Burkan.

Baca Juga  Ribuan Massa Perempuan Gelar Aksi Damai :Tolak Produk Pro Israel..!!

Dari informasi itu, petugas lantas melakukan pengejaran ke pelabuhan Merak. Dikatakan Burkan, saat polisi sampai sana pada Minggu (25/4), para pelaku sudah terlebih dahulu menyeberang ke Bakahueni Lampung. Petugas lalu koordinasi dengan Polsek Bakahueni, Lampung. Dari koordinasi itulah petugas gabungan berhasil mengamankan para pelaku.
“Sepeda motor tersebut dibawa oleh pelaku dengan menggunakan mobil pikup dan truk,” jelasnya.

Ditambahkan Burkan, komplotan ini datang ke Yogya dua kali. Pertama di bulan Februari mengasak 7 sepeda motor dan Bulan April mencuri 12 sepeda motor. “Sepeda motor itu dijual ke Lampung dan dipasarkan sendiri, dengan harga motor matik Rp 4 juta sampai Rp 5 juta dan motor trail Rp 10 juta,” tandasnya. (Shn/harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed