Sleman – Pada umumnya, masyarakat Indonesia menjadikan sambal sebagai pendamping makanan pokok. Hingga ada yang mengibaratkan, tak bisa hidup tanpa sambal. Sebab, apa pun jenis makanannya, sambal tak boleh dilupakan.
Setiap hidangan terasa belum lengkap jika tak ada sambalnya. Mulai dari nasi putih, daging, hidangan laut akan terasa lebih sempurna jika ditambahi sambal yang pedas.
Beragam olahan sambal pedas pun akhirnya bermunculan. Salah satunya, Sambal Ku Azka. Namun, sambal yang satu ini berbeda dengan produk kebanyakan.
Owner Sambal Ku Azka, Tri Pujianti, mengatakan bahan-bahan yang digunakan adalah bahan alami. Diolah secara higienis dan tanpa bahan pengawet.
“Meski tanpa bahan pengawet, tetap bisa disimpan lama. Bahkan, bisa tahan hingga 4 bulan,” ujarnya, Sabtu 28 Agustus 2021.

Sambal produk rumahan di Gamping Kidul, No. 140 RT 02/RW 16 Kelurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, ini memiliki lima varian. Yaitu, sambal cumi, sambal bawang, ikan tuna, terasi, dan sambal teri.
Satu botol sambal ukuran 150 gram hanya dibanderol Rp25.000. Bagi yang ingin merasakan pedasnya Sambal Ku Azka yang tahan hingga 4 Bulan, bisa langsung pesan melalui WA di 081-548-718-812. (Ilyas Mahpu/serikatnews.com)











Komentar