oleh

Cegah Pencurian, Polisi Patroli di Lereng Merapi

 

Sleman (SIBERINDO) – Polres Sleman siap terjun jika terjadi musibah berkaitan dengan aktivitas Gunung Merapi belakangan ini. Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto SIK mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan menyikapi aktivitas Gunung Merapi, salah satunya dengan penyiapan personel di lokasi pengungsian.

“Dalam penanggulangan bencana Merapu, kami menginduk kepada BPBD. Namun di luar hal itu, kami ‘Polres Sleman’ selalu memantau terkait aktivitas Merapi,” beber AKBP Anton, saat dikonfirmasi, Kamis (28/1).

Baca Juga  Penolak Vaksin Belum Perlu Diberi Sanksi

Kapolres juga menyadari batas kemampuan Polri. Misalnya terkait keterbatasan sarana dan prasarana untuk mobilisasi massa atau tenda penampungan untuk warga yang mengungsi. Kapolres mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi lain dalam antisipasi penanggulangan Erupsi Merapi.

Ia berharap dengan aktivitas Gunung Merapi saat ini, masyarakat di lereng Merapi tetap aman. “Kami selalu bekerjasama dagan BPBD maupun relawan bencana lainnya dalam penanganan bencana Erupsi Merapi dangan mensiagakan personil,” katanya.

Baca Juga  Konservasi dan Pembangunan Tidak Selayaknya Dipertentangkan

Selain menyiagakan personil di lokasi, pihaknya juga memberikan bantuan sembako kepada warga lereng Merapi yang mengungsi. Hal itu guna mencukupi kebutuhan makanan masyarakat selama di pengungsian.

Sementara itu Kasat Sabhara Polres Sleman AKP M Sholeh SH MM menambahkan, personil Sabhara selaku melakukan patroli rutin di perkampungan lereng Merapi. Pasalnya masih banyak warga yang pulang ke rumah saat siang hari.

“Personil Sabhara sudah disiagakan untuk patroli, karena masih banyak warga yang pulang ke rumah untuk beraktivitas saat siang hari. Dan ketika malam hari kembali,” tandasnya.

Baca Juga  Hibur Warga Kulonprogo, Relawan Prabowo Gibran Rejo Semut Ireng Gelar Festival Kesenian Tradisional

Selain itu, Sabhara Polres Sleman juga menempatkan personel di jalur naik maupun turun kawasan Merapi, khusus untuk mengatur arus lalu-lintas. Bagaimana tidak masih banyak masyarakat yang masih naik turun.

“Kami juga melaksanakan patroli terhadap rumah-rumah atau kediaman yang ditinggalkan penduduk sehingga tidak terjadi pencurian,” pungkasnya. (Shn/harianmerapi.com)

 

 

Komentar

News Feed