JOGJA – Beternak lebah lanceng (trigona) saat ini menjadi kegiatan yang banyak diminati. Selain tidak membutuhkan perawatan secara intensif hasil madunya pun punya nilai ekonomi tinggi. Selain itu lebah lanceng tergolong serangga ramah lingkungan artinya tidak menyengat, sehingga tidak membahayakan bila dipelihara di pekarangan halaman rumah.
Di antara sekian banyak jenis lebah lanceng satu diantaranya Trigona Itama yang kini banyak diburu untuk dibudidayakan. Keunggulan Trigona Itama selain bentuk fisik lebih besar, populasinya pun cepat berkembang biak. Selain itu lanceng Itama mampu membangun kantong-kantong madu yang cukup besar sehingga sangat memudahkan untuk proses pemanenan madunya. Sementara untuk jenis lanceng lainnya, fisik lebih kecil dan hasil madunya sedikit itu pun butuh waktu lama untuk dapat memanennya.
“Jenis Trigona Itama memiliki waktu yang pendek untuk memanen madunya, karena punya kantong-kantong madu yang besar sehingga setiap bulan bisa panen dengan metode sedot dengan alat khusus dan tidak merusak kantong madu. Sehingga dapat langsung diisi kembali oleh lebah lancengnya,” ucap Ali Muksan pemilik peternakan lebah Al Husna ketika ditemui Merapi di rumahnya Badung, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, belum lama ini.
Dijelaskan Ali, karakteristik lanceng Itama ketika hidup di alam bebas atau di hutan dengan membangun koloni di dalam rongga batang kayu. Sehingga untuk memanen madunya sering kali harus merusak pokok kayu itu dengan cara dibelah. Namun setelah dibudidaya log kayu cukup diberi toping di bagian atasnya, dengan begitu lanceng akan membangun kantong-kantong madu sebagai cadangan pangan di permukaan toping.
“Untuk memanennya cukup membuka topingnya saja lalu kita sedot kantong madu dengan alat semacam pipet,” terang Ali kepada harianmerapi.com.
Dijelaskan Ali untuk sekali panen setiap log batang kayu dengan populasi lanceng sedang mampu menghasilkan tidak kurang 1 liter madu. Untuk saat ini dia mengaku baru memiliki 80-an log sarang lebah lanceng Itama di pekarangan rumahnya. Meski begitu dirinya masih kewalahan untuk memenuhi permintaan pasokan madu lanceng yang peminatnya semakin banyak.
Menurut Ali ini bisa menjadi peluang bisnis sampingan sebetulnya, karena tidak membutuhkan perawatan yang jlimet. Hanya saja agar lebah lanceng tidak terlalu jauh terbangnya, di pekarangan rumah perlu diberi berbagai jenis tanaman bunga yang menjadi kesukaan bagi lebah lanceng untuk mencari makan. (Teguh/harianmerapi.com)











Komentar