WONOSARI – Ny Yuniati (30) pedagang sayur warga Padukuhan Dawe Kalurahan Bendungan, Kapanewon Semin, Gunungkidul dibegal di jalan umum Semin-Klaten tepatnya di Kalurahan Sambirejo, Semin, Gunungkidu, Minggu (25/4) subuh. Akibat kejadian itu, uang jutaan rupiah yang hendak dipakai korban kulakan sayur amblas dibawa kabur pelaku.
“Korban yang saat itu mengendarai motor dihentikan dua pelaku dan diancam dengan senjata tajam,” kata Kapolsek Semin AKP Arif kepada wartawan kemarin.
Informasi di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya korban Ny Yuniati keluar rumah bermaksud hendak kulakan sayuran ke Pasar Semin dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X nomor polisi AB 6867 HW. Dia membawa uang jutaan rupiah dan handphone. Sampai di Jalan Raya Semin-Klaten, tepatnya di Kalurahan Sambirejo, Semin, korban dibuntuti oleh kedua pelaku.
Awalnya dia tak menaruh curiga. Sampai di jalanan yang sepi, mendadak dua orang tidak dikenal yang sama-sama mengendarai motor itu memepet korban. Salah satu pelaku yang diketahui sebagai pembonceng kemudian mendorong korban hingga dia tersungkur jatuh dari motor. Dalam keadaan tidak berdaya, korban diancam senjata tajam oleh kedua pelaku. Korban pun pasrah. Pelaku kemudian merampas tas yang dibawa korban. Adapun barang yang dibawa berupa handphone dan uang tunai milik Yuni senilai Rp 6 juta.
“Pelaku berhasil merebut uang dan ponsel korban. Usai beraksi, keedua pelaku langsung kabur ke arah Klaten,” ujar AKP Arif dikutip harianmerapi.com.
Dijelaskan Arif, peristiwa tersebut tidak diketahui orang lantaran malam itu jalan dalam keadaan sepi dan jauh dari permukiman warga. Dalam kondisi lemah dan syok, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Semin, Polres Gunungkidul.
Dari laporan itu pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelakunya. Namun hingga kemarin, pelaku belum teridentifikasi. Menurut AKP Arif, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengembangkan temuan di lapangan untuk memburu pelaku.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan kami masih melakukan penyelidikan,” terangnya. (Pur/harianmerapi.com)










Komentar