oleh

Mudik Lewat Jalur Tikus, Puluhan Perantau Diisolasi di Bantul

 

BANTUL – Larangan mudik dan upaya penyekatan untuk mencegah penularan Covid-19 yang dilakukan pemerintahan tak menyurutkan warga masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran. Bahkan saat ini puluhan para pemudik telah masuk ke Kabupaten Bantul.

Hingga Senin (19/5), tercatat setidaknya ada 61 pemudik terpaksa menjalani karantina mandiri karena melanggar larangan mudik.
“Sesuai data yang kami terima sampai 9 Mei kemarin ada 61 pemudik masuk ke Bantul dan saat ini masih menjalani karantina mandiri,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bantul, Joko B Purnomo kepada wartawan, Senin (10/5).

Baca Juga  3 Bidang Studi di UGM Ini Masuk Peringkat Pertama Terbaik se-Indonesia

Dari jumlah tersebut sebagian telah selesai menjalani karantina selama 5 hari. Tetapi ada juga sebagian pemudik yang masih melakukan karantina. Dijelaskan, para pemudik yang lolos dan berhasil masuk ke wilayah Bantul karena melewati jalan tikus. Meski begitu, sejauh ini para pemudik yang menjalani karantina telah melengkapinya dengan surat tes swab antigen yang menunjukkan hasil negatif.

Baca Juga  5 Bulan Menipu, Marketing Koperasi Raup Rp 145 Juta

Meskipun tes antigen negatif, tetapi para pemudik tetap diwajibkan melakukan karantina mandiri selama 5 hari. Hal itu mengacu pada Surat Edaran Bupati Bantul Nomor 443/01593/Hukum tentang Larangan Mudik dan Penegakan Protokol Kesehatan pada Bulan Ramadan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam mengatasi pemudik yang melakukan karantina mandiri, Joko dikutip harianmerapi.com meminta peran serta dukuh dan RT untuk ikut melakukan pengamatan. Hal itu dilakukan agar karantina mandiri memang dilakukan dengan maksimal sehingga dapat mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga  Bersinergi dengan Kemenkes RI, AXA Mandiri Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Masa Pandemi

Salah satu wilayah atau kecamatan yang dilaporkan marak didatangi pemudik adalah Bambanglipuro. Lurah Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul, Dra Ani Widayani MAP mengungkapkan, hingga saat ini ada 18 pemudik yang masuk ke wilayahnya dalam menjalani karantina. “Semua sudah melakukan karantina mandiri. Setelah dites ulang dan hasilnya negatif maka dapat berbaur dengan masyarakat,” tegasnya. (Usa/harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed