JOGJA (SIBERINDO) – Tim SAR dari Satlinmas dan petugas Ditpolair Polda DIY berhasil menyelamatkan wisatawan yang terseret gelombang Pantai Baru Srandakan Bantul, Sabtu (6/2). Bocah tersebut berhasil ditolong dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kapos Pantai Kuwaru dari Ditpolair Polda DIY, Aiptu Boniman menjelaskan, siang itu korban Syafiq Ibrahim (6), warga Sokonilo Sidoluhur Godean Sleman main di pantai bersama keluarganya. Tanpa diduga ombak besar dari samping menyeret korban ke tengah laut.
Melihat wisatawan terseret arus, anggota SAR Satlinmas dan Polairud langsung melakukan pertolongan. Setelah berhasil dievakuasi dari laut korban dibawa ke RS UII Pandak Bantul untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, di bantaran Sungai Winongo Jogonalan Kidul Kasihan ditemukan orok bayi. Penemuan bayi tersebut bermula ketika saksi Nastain (38) warga Yogyakarta akan mancing. Mendadak pandangannya tertuju pada sesuatu yang diduga orok bayi.
Setelah dicek ternyata benar, benda mencurigakan tersebut orok bayi yang sudah meninggal dunia dan dilaporkan ke Polsek Kasihan Bantul. Merujuk pemeriksaan dr Triatmi Dyah Wahyuning, MSc bayi lahir sebelum waktunya dan meninggal dunia sekitar 2 hari sebelum ditemukan.
Di hari yang sama, warga Poncosari Kapanewon Srandakan Bantul gempar setelah Agus Prasetya (17) warga Lendah Kulonprogo ditemukan tewas mengapung di Sungai Progo Dusun Talkondo Kalurahan Poncosari Srandakan. Ketika ditemukan mayat tersebut memakai anting berkaos hitam.
Kapolsek Srandakan Polres Bantul Polda DIY, Kompol Muryanto SH mengatakan, ketika saksi Budi utomo (60) warga Talkondo tengah mancing melihat sesosok mayat mengapung di tepi Sungai Progo. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Srandakan Polres Bantul Polda DIY. Setelah dievakuasi mayat diperiksa Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bantul.
Muryanto menjelaskan, merujuk keterangan saksi M Alfarizi, Kamis malam korban bermain di bekas jembatan Srandakan Bantul. Kemudian lari dan menceburkan ke Sungai Progo. (Roy/harianmerapi.com)











Komentar