oleh

Bos Perabot Dibunuh Mantan Karyawannya

 

BANTUL – Seorang mantan karyawan pabrik perabot rumah tangga, NK (22) asal Samarinda yang tinggal di Ngumbul Tamanan Banguntapan Bantul nekat membunuh mantan bosnya Budiyantoro (38) warga Grojogan Wirokerten Banguntapan Bantul, Rabu (31/3) dinihari. Pelaku menghabisi korban dengan menjerat lehernya pakai kawat. Mayat korban lantas dibuang di wilayah Sedayu, Bantul.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi SH MH kepada wartawan, kemarin mengatakan, kasus pembunuhan tersebut dilakukan di Banguntapan Bantul, Selasa (30/3) sekitar pukul 23.00. Tersangka nekat menghabisi mantan bosnya itu lantaran emosi dituduh sering menggoda istri korban.

Bahkan pelaku juga mengaku sempat diancam hendak dibunuh. “Sehingga tersangka mengaku daripada dibunuh duluan, mending membunuh terlebih dahulu,” ujar AKP Ngadi SH MH dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres Bantul, Rabu (31/3) petang.

Baca Juga  China dan Rusia Sepakat Kerjasama Bangun Stasiun Luar Angkasa

Menurut Ngadi, kasus ini terungkap saat pelaku terjaring razia polisi di Jalan Raya Kaligesing, Kembang, Nanggulan, Kulonprogo pada Rabu 31 Maret 2021 pukul 02.00. Saat itu petugas curiga dengan mobil yang dikendarai pelaku karena tanpa plat nomor dengan bagian kaca depan retak. Saat dibawa ke kantor polisi itulah, pelaku mengaku baru saja membunuh mantan bosnya dan membuangnya di daerah Sedayu.

Setelah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bantul, petugas langsung mengembangkan informasi ini. Akhirnya polisi menemukan mayat korban sekitar pukul 07.00 dalam kondisi telentang di selokan Selogedong Argodadi Sedayu Bantul. “Jadi pelaku membuang mayat korban di selokan itu,” ujar Ngadi seperti dikutip harianmerapi.com.

Baca Juga  Polisi Lacak Pengirim Takjil Maut Lewat CCTV

Disebutkan, pelaku membunuh korban pada Selasa malam. Awalnya korban keluar dari rumahnya mengendarai mobil Kijang Innova. Setelah berjalan kurang lebih sejauh sekitar 200 meter dari rumahnya, korban dihentikan oleh tersangka. Setelah itu karena sudah saling kenal, korban tak curiga saat pelaku mengaku hendak menumpang. Pelaku kemudian duduk di belakang kemudi sopir.

Setelah berada di dalam, tak lama kemudian, pelaku menjerat leher korban menggunakan kawat yang telah disiapkan sebelumnya. Korban kaget dan tak sempat melawan. Dia pun lemas hingga akhirnya tewas. Mengetahui korban tak bernyawa, tersangka kemudian memindahkan korban di kursi tengah lalu tersangka mengambil alih kemudi untuk membawa mayat korban.

Baca Juga  Lurah Kebumen Kunjungi Penderita Penyakit Kaki Gajah

Sesampai di daerah Kapanewon Sedayu selanjutnya mayat korban dibuang di selokan Selogedong Argodadi Sedayu Bantul. Setelah berhasil membuang jasad korban, pelaku selanjutnya mencopoti plat mobil milik korban dan berusaha memecah kaca di depan kemudi dengan senjata tajam pedagang jenis Mandau.

Selain itu tersangka juga merusak HP milik korban, mengambil uang dan dibuang secara acak di Jalan Wates, Godean dan Kulonprogo. “Hal ini dilakukan tersangka untuk menghilangkan jejak pembunuhan agar diketahui korban menjadi korban perampokan,” jelas Ngadi. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi mantan bosnya itu lantaran dituduh menggoda istrinya. Bahkan korban menurut pelaku sering mengancam membunuhnya. Hingga kemarin dia masih diperiksa secara intensif. (harianmerapi.com)

 

Komentar

News Feed