oleh

Sleman City Hall Gandeng Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman Gelar Simulasi dan Pelatihan Pemadaman Kebakaran

SlemanSleman City Hall mengadakan simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran pada Sabtu (13/3/2021). Simulasi dan pelatihan ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman untuk memberikan pelatihan.

Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya menanggulangi dan mengantisipasi risiko kebakaran. Pasalnya, tak hanya perawatan dan penyediaan alat pemadam kebakaran, pengetahuan cara menggunakannya pun sangat penting.

Simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran ini dilakukan mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 09.30 WIB. Di area drop off Jalan Magelang Sleman City Hall, anggota pemadam kebakaran (Damkar) memberikan pelatihannya.

Baca Juga  Karyawan Nyuri Kabel di Tempat Kerja

Pelatihan ini meliputi pentingnya 5 menit pertama tindakan antisipasi agar api tidak membesar. Menurut Damkar, 5 menit pertama ini adalah masa krusial sehingga diperlukan langkah pemadaman yang tepat.

Selain hal itu, petugas juga mengedukasi cara memadamkan api dari tabung gas dan regulatornya. Ada pula pelatihan memadamkan kobaran api menggunakan karung goni serta pemakaian breathing apparatus (alat pernapasan bertekanan udara).

Baca Juga  Ini Kepala Daerah Baru Sleman, Bantul, dan Gunungkidul Yang Resmi Dilantik

Tak lupa langkah menggunakan Alat Pemadam Kebakaran Ringan dan hydrant juga turut diajarkan. Pelatihan ini diikuti oleh 70 orang yang terdiri dari manajemen Sleman City Hall, tenant Sleman City Hall, dan manajemen PT Garuda Mitra Sejati.

Pihak manajemen dan tenant di Sleman City hal telah dibekali kemampuan memadamkan api ringan untuk menjaga keamanan pengunjung. Tujuan utama adanya simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran ini adalah untuk meningkatkan pelayanan, kenyamanan, dan keamanan pengunjung Sleman Ciy Hall.

Baca Juga  Ekspedisi Toba SMSI 2023: Menapak Sejarah Danau Purba yang Indah

Tentu saja simulasi dan pelatihan pemdaman kebakaran ini telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua peserta dan pelatih diwajibkan mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak satu sama lain selama pelatihan. (*/cr4)

 

Sumber : jogja.suara.com

Komentar

News Feed