oleh

TP PKK Kota Yogya Perkuat Data dan Kesiapan Hadapi Lomba

JOGJA.SIBERINDO.CO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Yogyakarta diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah. Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Dwikisworo Setyowireni, saat Rapat Pleno TP PKK Kota Yogyakarta 2026 di Ruang Kunthi, Gedung PKK Kota Yogyakarta, Kamis (20/8).

Pihaknya menjelaskan, rapat pleno TP PKK dilaksanakan setiap bulan untuk membahas berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya. Dalam rapat pleno kali ini, salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan sejumlah lomba tingkat DIY, yakni Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB), Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi), serta Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapang-Mas).

“Persiapan sudah dilakukan beberapa bulan terakhir. Pendampingan dari tim PKK Kota juga terus dilakukan secara rutin oleh ibu-ibu dari seluruh Pokja ke kemantren-kemantren yang akan disiapkan,” jelasnya.

Baca Juga  927 Calon Jemaah Haji Bantul Terancam Ditunda Keberangkatannya

Khusus untuk lomba GKSTTB, TP PKK Kota Yogyakarta sebelumnya telah melakukan penilaian di tingkat kota. Dari proses tersebut, terpilih tiga wilayah terbaik yang akan mewakili Kota Yogyakarta dalam lomba tingkat DIY.

Pendampingan juga telah dilakukan di antaranya di Kemantren Pakualaman dan Kelurahan Mantrijeron. Menurutnya, kesiapan yang matang menjadi penting dalam menghadapi penilaian tingkat DIY. “Kalau lomba tentu harapannya ingin menang dan bisa mewakili ke tingkat Nasional,” katanya.

Ia menyebutkan, rangkaian lomba PKK tingkat DIY tersebut direncanakan berlangsung mulai bulan September hingga November 2026. Empat Pokja TP PKK bersama sekretariat akan mengikuti berbagai agenda lomba yang diselenggarakan di tingkat DIY.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, mendorong TP PKK agar mulai mempersiapkan perencanaan dan penganggaran kegiatan 2027 dengan lebih terarah. Menurutnya, kegiatan PKK ke depan perlu memiliki variasi dan tidak hanya mengulang program yang sama setiap tahun.

Baca Juga  Akibat Mentalitas Miskin, Bansos Sering Salah Sasaran

“Anggaran 2027 perlu dipersiapkan supaya kegiatan tidak monoton. Ada variasinya dan benar-benar menyasar permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya penggunaan basis data sebagai dasar penyusunan kegiatan. Data mengenai perempuan, anak, pengendalian penduduk, kekerasan, hingga pernikahan di bawah umur dinilai penting untuk menentukan program yang tepat sasaran.

Pihaknya mengungkapkan, persoalan kekerasan dan pernikahan di bawah umur masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Berdasarkan data yang disampaikannya, terdapat 31 pasangan pernikahan di bawah umur pada 2024 dan meningkat menjadi 38 pasangan pada 2025. Sementara hingga Juli 2026 tercatat 12 pasangan.
“Ini menunjukkan kita tidak boleh berhenti melakukan edukasi. Upaya pencegahan harus dilakukan terus-menerus sampai tingkat wilayah yang paling kecil,” ungkapnya.

Baca Juga  Stafsus Menkeu Tegaskan Perlunya Reformasi Struktural

Retnoningtyas meminta TP PKK turut berperan aktif menyampaikan edukasi hingga tingkat RW. Menurutnya, keterlibatan kader PKK di tingkat paling dekat dengan masyarakat dapat membantu pemerintah mendeteksi sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial sejak dini.
“Mohon bantuan TP PKK untuk bisa disampaikan secara terus-menerus sampai tingkat yang terkecil. Kegiatan di 2027 diharapkan lebih fokus untuk menanggulangi kejadian dan permasalahan yang ada di wilayah,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, DP3AP2KB berencana memaparkan data terkait kekerasan, pernikahan di bawah umur, pengendalian penduduk, serta data perempuan dan anak pada rapat pleno berikutnya. Data tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar bagi TP PKK dalam menyusun program dan menggerakkan kader hingga tingkat RW.(***)

News Feed