oleh

Program Bedah Rumah, Pemkot Beri Stimulan Warga Teruskan

jogja.siberindo.co –    Semangat gotong royong terus terlihat di tengah masyarakat Kota Yogyakarta melalui program bedah rumah yang menyasar lima rumah warga di Kemantren Ngampilan dan Wirobrajan, Minggu (27/9/2026). Program tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah, BAZNAS Kota Yogyakarta, dunia usaha, serta masyarakat untuk membantu warga mendapatkan hunian yang lebih layak.

Lima penerima manfaat dalam kegiatan tersebut yakni Siti Darmiyati dan Suari di Kelurahan Ngampilan, Suharyanto di Notoprajan, serta Murzunaenah dan Sumardi di Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan. Dukungan perbaikan rumah berasal dari CSR  IPHI dan Arfa Barbershop melalui BAZNAS Kota Yogyakarta serta dari BAZNAS Kota Yogyakarta itu sendiri.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, mengatakan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam program bedah rumah lebih berperan sebagai stimulan sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga  KAI Mini Fair Meriahkan HUT ke-270 Kota Yogya, Hadirkan Kemudahan Bagi Masyarakat

“Pemerintah Kota Yogyakarta sebetulnya lebih banyak pada aspek memberikan stimulan, mendorong Bapak-Ibu semua, warga masyarakat, untuk saling peduli terhadap tetangga-tetangga kita,” katanya.

 

Menurutnya, kepedulian terhadap tetangga merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. Karena itu, semangat gotong royong atau sambatan perlu terus dipelihara agar masyarakat dapat saling membantu ketika ada warga yang membutuhkan.

“Monggo kita bersama berupaya untuk lebih peduli kepada sesama, khususnya di tangga teparo kita,” ujarnya.

Budi menyampaikan apresiasi kepada warga, perangkat wilayah, BAZNAS, serta pihak swasta yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut Kemantren Ngampilan telah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap warga.

Baca Juga  Santri Zuhriyah Usai Tarawih Ngaji Nahwu, Shorof, Tauhid dan Pegon

“Yang paling penting monggo gotong royong, sambatan istilahipun, kita lestarikan bersama, kita tingkatkan bersama,” tuturnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta secara rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk program bedah rumah. Menurutnya, bantuan tersebut diberikan secara bertahap dan akan terus dilaksanakan hingga akhir tahun.

Selain BAZNAS, dukungan juga datang dari pihak swasta. Perwakilan Arfa Barbershop, Muhammad Fauzan Al Hafidz, mengatakan pihaknya menggandeng BAZNAS dalam penyaluran CSR untuk membantu salah satu penerima manfaat di Suronatan, yakni Suharyanto.

“Harapannya kebermanfaatannya akan banyak, untuk yang bersangkutan, untuk memperbaiki rumah dan mendapatkan tempat tinggal yang layak huni,” katanya.

 

Sementara itu, bagi penerima manfaat, bantuan bedah rumah memiliki arti lebih dari sekadar memperbaiki kondisi bangunan. Siti Darmiyati, salah satu penerima manfaat di Ngampilan, berharap perbaikan rumah membuat aktivitas sehari-hari keluarganya menjadi lebih nyaman, terutama ketika musim hujan.

Baca Juga  Polres Klaten Bagi-bagi Takjil

Ia bercerita kondisi atap rumah yang mengalami kebocoran selama ini membuatnya kesulitan beraktivitas ketika hujan. Selain itu, kondisi bangunan yang berdampingan dengan rumah kosong juga membuat tikus kerap masuk ke rumahnya.

“Aku pengen salat itu nyaman. Soale nek hujan, ibuku gak bisa ke musola. Kalau hujan, rumah bocor tidak nyaman untuk solat,” ungkapnya.

 

Siti juga berharap perbaikan bagian atap, dinding, dan lantai rumah dapat membuat tempat tinggalnya menjadi lebih nyaman dan aman. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.(***)

News Feed